1 1 2048x1314 jpg resize jpg

Kepercayaan Petani Menjadi Bukti Nyata Brofreya dalam “Menjaga Panen dan Harapan”

Kepercayaan Petani Menjadi Bukti Nyata Brofreya dalam “Menjaga Panen dan Harapan” 

Ketika Ancaman Hama Menguji Harapan Petani

Di balik setiap musim tanam, selalu ada harapan yang dititipkan petani. Harapan akan tanaman yang tumbuh sehat, panen yang berkualitas, serta hasil yang mampu menopang kehidupan keluarga. Namun, di saat yang sama, harapan tersebut juga dihadapkan pada berbagai tantangan, salah satunya adalah serangan ulat grayak (Spodoptera spp.) yang dari tahun ke tahun semakin sulit dikendalikan akibat meningkatnya tekanan dan potensi resistensi terhadap beberapa kelompok insektisida. 

Bagi petani, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan teknis di lahan. Kegagalan mengendalikan serangan hama dapat berdampak langsung terhadap produktivitas, biaya budidaya, hingga keberlanjutan usaha tani. Karena itu, petani membutuhkan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga mampu memberikan rasa percaya diri ketika menghadapi ancaman di lapangan. 

Lima Tahun Menjadi Mitra Terpercaya Petani 

Selama lima tahun terakhir, Brofreya hadir sebagai bagian dari solusi tersebut. Dengan performa yang telah dibuktikan di berbagai sentra pertanian Indonesia, Brofreya tumbuh menjadi salah satu insektisida yang dipercaya petani dalam pengendalian ulat grayak. Kepercayaan itu tidak lahir dalam waktu singkat. Ia dibangun melalui pengalaman nyata di lapangan, dari satu musim tanam ke musim berikutnya, ketika petani melihat sendiri bagaimana tanamannya tetap terlindungi dan potensi hasil panen dapat dipertahankan. 

Inilah makna di balik tema “Menjaga Panen dan Harapan.” Bagi Brofreya, menjaga panen bukan sekadar melindungi tanaman dari serangan hama. Menjaga panen berarti menjaga kerja keras petani yang telah dicurahkan sejak awal musim tanam. Menjaga harapan berarti memastikan setiap upaya yang dilakukan petani memiliki peluang terbaik untuk menghasilkan panen yang optimal. 

Merayakan Lima Tahun Kepercayaan Bersama Petani Indonesia 

Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan selama lima tahun, Brofreya menyelenggarakan rangkaian Expo 5th Year Anniversary Brofreya di delapan wilayah sentra pertanian Indonesia sepanjang Februari hingga Juni 2026. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi dengan petani, tetapi juga ruang berbagi pengalaman, edukasi budidaya, serta diskusi mengenai tantangan pengendalian hama yang terus berkembang. 

Perjalanan dimulai di Desa Gumelem, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada 14 Februari 2026 dengan kehadiran 315 petani. Antusiasme yang tinggi terus mengiringi penyelenggaraan expo di berbagai daerah berikutnya, yakni Bima (390 petani), Enrekang (385 petani), Probolinggo (435 petani), Nganjuk (590 petani), Brebes (425 petani), Alahan Panjang, Solok (365 petani), Magetan (308 petani), Garut (733 petani), hingga Pangalengan (396 petani) 

Secara keseluruhan, lebih dari 3.200 petani menghadiri rangkaian Expo 5th Year Anniversary Brofreya. Tingginya partisipasi di setiap lokasi menjadi cerminan kuat bahwa hubungan antara Brofreya dan petani telah terbangun di atas fondasi kepercayaan. Antusiasme para petani di setiap daerah menunjukkan bahwa Brofreya tidak hanya dikenal sebagai solusi pengendalian hama, tetapi juga sebagai mitra yang senantiasa hadir untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi demi mendukung produktivitas pertanian. 

Kepercayaan yang Tumbuh dari Hasil Nyata 

Kepercayaan petani terhadap Brofreya bukanlah sesuatu yang hadir begitu saja. Kepercayaan tersebut lahir dari hasil yang mereka rasakan sendiri di lapangan. Dari musim ke musim, Brofreya terus membuktikan perannya dalam membantu petani menghadapi tantangan pengendalian ulat grayak, sehingga mampu menjaga potensi hasil panen di berbagai sentra pertanian Indonesia. 

Lima tahun perjalanan ini menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah produk tidak hanya diukur dari lamanya hadir di pasar, tetapi dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan bagi petani. Ketika petani kembali memilih Brofreya pada musim tanam berikutnya, di situlah kepercayaan terus tumbuh dan menjadi fondasi perjalanan Brofreya hingga hari ini. 

Melangkah Bersama Menjaga Panen dan Harapan 

Bagi Brofreya, pencapaian lima tahun ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari komitmen yang semakin besar. Tantangan pertanian akan terus berkembang, mulai dari perubahan iklim, dinamika serangan organisme pengganggu tanaman, hingga tuntutan peningkatan produktivitas. Semua itu menuntut hadirnya solusi yang inovatif, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan petani. 

Karena itu, Brofreya akan terus menghadirkan inovasi serta pendampingan yang relevan agar petani memiliki solusi yang dapat diandalkan dalam setiap musim tanam. Sebab pada akhirnya, keberhasilan pertanian tidak hanya diukur dari hasil panen yang diperoleh hari ini, tetapi juga dari harapan yang tetap terjaga untuk musim tanam berikutnya. 

Selama lima tahun terakhir, Brofreya telah melangkah bersama petani Indonesia. Dan perjalanan untuk terus “Menjaga Panen dan Harapan” akan terus berlanjut. Agricon Untuk Petani! 

PHOTO 2024 10 30 18 23 58 copy 768x1365 1 768x500

[Hiring] Sales Promotor Assistant (Sleman & Kulon Progo, Jawa Tengah) – PT Agricon Indonesia

Halo Jobseekers, ayo bergabung dengan perusahaan Agricon!

Kami membuka kesempatan untuk bergabung di unit bisnis kami PT Agricon Indonesia pada posisi Sales Promotor Assistant untuk wilayah Sleman & Kulon Progo, Jawa Tengah. Jika kamu memiliki keterampilan dan kualifikasi yang sesuai serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik, inilah kesempatanmu untuk menjadi bagian dari perusahaan Agricon.

Segera kirimkan lamaranmu (CV) ke email Recruitment@agricon.com dan Abdul.azis@agricon.com dengan subject : Posisi SPA Sleman Kulon Progo Jateng. Batas lamaran dibuka sampai dengan tanggal 10 November 2024.

SMS Kaltim 1 1 768x1365 1 768x500

[Hiring] Sales Marketing Supervisor (Kalimantan Timur) – PT Agricon Indonesia

Halo Jobseekers, ayo bergabung dengan perusahaan Agricon!

Kami membuka kesempatan untuk bergabung di unit bisnis kami PT Agricon Indonesia pada posisi Sales Marketing Supervisor untuk wilayah Kalimantan Timur. Jika kamu memiliki keterampilan dan kualifikasi yang sesuai serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik, inilah kesempatanmu untuk menjadi bagian dari perusahaan Agricon.

Segera kirimkan lamaranmu (CV) ke email Recruitment@agricon.com dan Amrizal.sitanggang@agricon.com dengan subject : SMS Kalimantan Timur. Batas lamaran dibuka sampai dengan tanggal 30 November 2024.

SMS Kalteng 1 768x1367 1 768x500

[Hiring] Sales Marketing Supervisor (Kalimantan Tengah) – PT Agricon Indonesia

Halo Jobseekers, ayo bergabung dengan perusahaan Agricon!

Kami membuka kesempatan untuk bergabung di unit bisnis kami PT Agricon Indonesia pada posisi Sales Marketing Supervisor untuk wilayah Kalimantan Tengah. Jika kamu memiliki keterampilan dan kualifikasi yang sesuai serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik, inilah kesempatanmu untuk menjadi bagian dari perusahaan Agricon.

Segera kirimkan lamaranmu (CV) ke email Recruitment@agricon.com dan Amrizal.sitanggang@agricon.com dengan subject : SMS Kalimantan Tengah. Batas lamaran dibuka sampai dengan tanggal 30 November 2024.

Loker Agricon 2 768x1365 1 768x500

[Hiring] Sales Promotor Assistant (Kalimantan Timur) – PT Agricon Indonesia


Halo Jobseekers, ayo bergabung dengan perusahaan Agricon!

Kami membuka kesempatan untuk bergabung di unit bisnis kami PT Agricon Indonesia pada posisi Sales Promotor Assistant untuk untuk wilayah Kalimantan Timur. Jika kamu memiliki keterampilan dan kualifikasi yang sesuai serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik, inilah kesempatanmu untuk menjadi bagian dari perusahaan Agricon.

Segera kirimkan lamaranmu (CV) ke email dengan subject yang terlampir dalam flyer. Batas lamaran dibuka sampai dengan tanggal 31 Januari 2025.

Loker Agricon 3 768x1365 1 768x500

[Hiring] Product Manager (Bogor, Jawa Barat) – PT Agricon Indonesia


Halo Jobseekers, ayo bergabung dengan perusahaan Agricon!

Kami membuka kesempatan Anda untuk bergabung di unit bisnis kami yaitu PT Agricon Indonesia pada posisi Product Manager di wilayah Bogor, Jawa Barat. Jika Anda memiliki keterampilan dan kualifikasi yang sesuai serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik, inilah kesempatan Anda untuk menjadi bagian dari perusahaan Agricon!

Segera kirimkan lamaranmu (CV) ke email Recruitment@agricon.com dengan subject Posisi Product Manager. Batas lamaran dibuka sampai dengan tanggal 15 Mei 2025.

#LowonganKerja #LowonganProductManager #LowonganKerjaJawaBarat #LowonganKerjaAgricon #LowonganKerjaACI #Agricon2025

057bbbe7 73e3 4419 9055 17c00615cb77 1032x500

[Hiring] Marketing Development Specialist (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Selatan) – PT Agricon Indonesia

Halo Jobseekers, ayo bergabung dengan perusahaan Agricon!

Kami membuka kesempatan Anda untuk bergabung di unit bisnis kami yaitu PT Agricon Indonesia pada posisi Marketing Development Specialist di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatra Selatan. Jika Anda memiliki keterampilan dan kualifikasi yang sesuai serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik, inilah kesempatan Anda untuk menjadi bagian dari perusahaan Agricon!

Segera kirimkan lamaranmu (CV) ke email Recruitment@agricon.com dengan subject MDS – Lokasi

#LowonganKerja #LowonganMDS #LowonganJawaBarat #LowonganJawaTengah #LowonganJawaTimur #LowonganSumatraSelatan #LowonganKerjaAgricon #LowonganKerjaACI #Agricon2026

Image 4 resize jpg

Algojo Resmi Diluncurkan! Solusi Praktis Pengendalian Gulma untuk Mendukung Produktivitas Jagung Indonesia

Algojo Resmi Diluncurkan! Solusi Praktis Pengendalian Gulma untuk Mendukung Produktivitas Jagung Indonesia

Tantangan Gulma dalam Budidaya Jagung

Setiap musim tanam, petani jagung menghadapi berbagai faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan budidaya. Salah satu tantangan utama adalah pertumbuhan gulma yang berkembang dengan cepat dan bersaing secara langsung dengan tanaman jagung dalam memperoleh unsur hara, air, ruang tumbuh, serta sinar matahari. 

Apabila tidak dikendalikan sejak dini, gulma dapat menghambat perkembangan tanaman, menurunkan kualitas pertumbuhan, hingga berdampak pada berkurangnya hasil panen. Bahkan, pada kondisi serangan yang berat, gulma dapat meningkatkan risiko kerugian akibat penurunan produktivitas.  

Pentingnya Solusi Pengendalian Gulma yang Efisien

Selama ini, pengendalian gulma secara manual masih banyak dilakukan oleh petani. Namun, metode tersebut memerlukan tenaga kerja yang besar, waktu yang cukup panjang, serta biaya operasional yang terus meningkat. Di tengah tuntutan efisiensi usaha tani, petani membutuhkan solusi yang mampu memberikan pengendalian gulma secara efektif sekaligus praktis untuk diaplikasikan di lapangan. Teknologi perlindungan tanaman yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman sejak awal hingga menjelang panen. 

Grand Launching Algojo di Tiga Sentra Jagung Nasional

Tantangan Gulma dalam Budidaya Jagung 

Setiap musim tanam, petani jagung menghadapi berbagai faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan budidaya. Salah satu tantangan utama adalah pertumbuhan gulma yang berkembang dengan cepat dan bersaing secara langsung dengan tanaman jagung dalam memperoleh unsur hara, air, ruang tumbuh, serta sinar matahari. 

Apabila tidak dikendalikan sejak dini, gulma dapat menghambat perkembangan tanaman, menurunkan kualitas pertumbuhan, hingga berdampak pada berkurangnya hasil panen. Bahkan, pada kondisi serangan yang berat, gulma dapat meningkatkan risiko kerugian akibat penurunan produktivitas.  

Pentingnya Solusi Pengendalian Gulma yang Efisien 

Selama ini, pengendalian gulma secara manual masih banyak dilakukan oleh petani. Namun, metode tersebut memerlukan tenaga kerja yang besar, waktu yang cukup panjang, serta biaya operasional yang terus meningkat. Di tengah tuntutan efisiensi usaha tani, petani membutuhkan solusi yang mampu memberikan pengendalian gulma secara efektif sekaligus praktis untuk diaplikasikan di lapangan. Teknologi perlindungan tanaman yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman sejak awal hingga menjelang panen. 

Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan inovasi bagi sektor pertanian Indonesia, PT Agricon Indonesia secara resmi meluncurkan Herbisida Algojo melalui acara Grand Launching Algojo yang diselenggarakan secara serentak pada 11 Februari 2026 di tiga wilayah sentra produksi jagung, yaitu Grobogan, Lampung, dan Gorontalo. 

Peluncuran ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para petani, distributor, serta mitra pertanian. Lebih dari 1.000 peserta hadir untuk menyaksikan secara langsung diperkenalkannya solusi terbaru pengendalian gulma yang dirancang untuk mendukung budidaya jagung yang lebih produktif. 

Penyelenggaraan peluncuran secara bersamaan di tiga daerah strategis tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi pertanian yang lebih dekat dengan kebutuhan petani di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas komoditas jagung nasional. Tidak hanya menjadi ajang peluncuran produk, kegiatan Grand Launching Algojo juga menghadirkan sesi edukasi dan demonstrasi lapangan yang memungkinkan petani melihat secara langsung performa produk.

Melalui perbandingan antara lahan yang menggunakan Herbisida Algojo dengan lahan yang dikelola menggunakan metode petani tanpa aplikasi herbisida, peserta dapat mengamati perbedaan kondisi pertanaman secara nyata. Pada lahan yang diaplikasikan Algojo, gulma tampak terkendali dengan lebih baik sehingga tanaman jagung dapat tumbuh tanpa kompetisi yang mengganggu. Kondisi tanaman terlihat lebih bersih, lebih hijau, dan menunjukkan pertumbuhan yang lebih optimal dibandingkan area pembanding. 

Pengendalian gulma yang optimal memberikan ruang tumbuh yang lebih baik bagi tanaman jagung untuk menyerap nutrisi, air, dan cahaya secara maksimal. Selain membantu menjaga pertumbuhan tanaman, penggunaan Algojo juga berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi budidaya dengan mengurangi kebutuhan tenaga kerja untuk penyiangan gulma secara manual. Dengan demikian, petani dapat menghemat waktu maupun biaya operasional sekaligus menjaga potensi hasil panen agar tetap optimal serta mengurangi risiko penurunan produksi akibat persaingan gulma. 

Komitmen Berkelanjutan untuk Pertanian Indonesia 

Hadirnya Herbisida Algojo merupakan bagian dari komitmen PT Agricon Indonesia dalam menghadirkan solusi perlindungan tanaman yang inovatif, mudah diaplikasikan, dan sesuai dengan kebutuhan petani Indonesia.  Melalui inovasi yang berorientasi pada kondisi nyata di lapangan, Agricon terus berupaya mendampingi petani dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya. Sebab, setiap musim tanam membawa harapan akan hasil yang lebih baik, dan harapan tersebut membutuhkan perlindungan yang tepat sejak awal. 

Algojo hadir sebagai solusi pengendalian gulma yang praktis, efektif, dan siap membantu petani menjaga pertumbuhan tanaman jagung agar tetap optimal menuju hasil panen yang maksimal. Agricon Untuk Petani! 

Baca Selengkapnya Dalam Artikel Berikut Ini 3 1080x500

Dilema Pestisida Dalam Dunia Pertanian: Kawan atau Lawan?

Ketergantungan pada Pestisida di Sektor Pertanian 

Bayangkan jika kamu seorang petani yang menghadapi serangan hama besar-besaran di sawah. Bagaimana tindakanmu untuk mengatasi masalah ini tanpa mengorbankan hasil panen? Jawabannya mungkin ada di dalam botol yang sering kamu gunakan yaitu pestisida. Tetapi, apakah itu selalu merupakan solusi yang tepat?  

Realitanya, di Indonesia dan banyak negara lainnya, pertanian masih sangat bergantung pada pestisida untuk menjaga hasil panen dari ancaman organisme pengganggu. Serangan hama dan gulma bisa menyebabkan kerugian besar jika tidak segera ditangani.

Dalam liputan CNN Indonesia, salah satu petani di Jakarta di kawasan Rorotan, Jakarta Utara menghadapi berbagai ancaman hama di area sawah yang tersisa di wilayah metropolitan. Gulma dan hama seperti keong mas, walang sangit dan serangga lainnya menjadi masalah utama bagi petani padi. Meskipun ada hewan pemangsa alami hama, penggunaan pestisida masih menjadi pilihan utama bagi banyak petani untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan efisien. 

Gulma dan hama seperti keong mas, walang sangit dan serangga lainnya menjadi masalah utama bagi petani padi. Meskipun ada hewan pemangsa alami hama, penggunaan pestisida masih menjadi pilihan utama bagi banyak petani untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan efisien. 

Inovasi dan Tantangan dalam Penggunaan Pestisida 

Meskipun pestisida mampu mengendalikan hama, penggunaan yang terus-menerus dapat menimbulkan masalah baru, seperti resistensi hama. Hama yang terpapar pestisida secara berulang dapat meningkatkan kekebalan yang membuat mereka semakin sulit untuk dibasmi. Untuk menghadapi tantangan ini, Agricon sebagai produsen pestisida berkomitmen untuk terus melakukan inovasi terhadap pengembangan produk dan teknologi di bidang pertanian.  

Kami berupaya untuk terus mengembangkan produk pestisida yang lebih spesifik, selektif, dan ramah lingkungan, dengan harapan dapat menjaga produktivitas pertanian tanpa merusak ekosistem.

“Setiap 5-10 tahun, tergantung jenis hamanya, kami harus terus berinovasi dalam setiap siklus waktu ini. Jika tidak, petani akan mengeluarkan biaya lebih besar untuk efektivitas yang sama” — Dave Bengardi, CEO Agricon. 

Agricon sadar bahwa siklus inovasi pestisida harus selalu diperbarui setiap beberapa tahun agar tetap efektif. Jika tidak, petani akan menghadapi peningkatan biaya akibat kebutuhan dosis yang lebih tinggi untuk mencapai hasil yang sama. 

Praktik Penggunaan Pestisida yang Lebih Baik

Menurut ahli pertanian, penggunaan pestisida harus dilakukan dengan teknik yang benar dan dosis yang tepat agar dampaknya tidak merugikan lingkungan. Penyemprotan berlebihan yang sering terjadi di lapangan justru dapat membahayakan organisme yang bermanfaat bagi tanah dan mengancam kualitas hasil pertanian. Penggunaan yang bijak dan bertanggung jawab menjadi kunci untuk memaksimalkan manfaat pestisida tanpa merugikan konsumen maupun alam. 

Agricon sebagai salah satu produsen pestisida di Indonesia menempatkan keamanan dan efisiensi sebagai prioritas utama dalam pengembangan produk mereka. Inovasi ini dirancang agar produk pestisida tidak hanya efektif dalam mengatasi hama, tetapi juga aman digunakan pada tanaman pangan yang dikonsumsi. 

Menjaga Keseimbangan Pertanian dan Keamanan Pangan 

Inovasi dalam produk pestisida yang dilakukan oleh Agricon bertujuan untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia. Dengan produk yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi pangan, kami berharap dapat mendukung ketahanan pangan yang stabil dan berkualitas. Produk pestisida yang kami kembangkan tentu perlu tetap mengacu pada tiga aspek penting yaitu keamanan pangan, aksesibilitas, dan keberlanjutan produksi pertanian. 

Agricon terus berupaya memenuhi tantangan ini dengan menghadirkan produk yang inovatif, aman, dan mendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia. Dengan pendekatan yang lebih bertanggung jawab, penggunaan pestisida tidak hanya bisa menjadi solusi dalam mengatasi masalah hama, tetapi juga dapat mendukung kesejahteraan petani dan keberlanjutan pertanian di masa depan. 

Simak tayangan lengkap “Menakar Dilema Pestisida” dalam liputan CNN Indonesia pada tautan berikut https://www.youtube.com/watch?v=z2M8HbaFWME